Yayayaya. Semua pasti tau kan dan semua pasti pernah berbuat atau jadi korban baik sadar maupun tidak. Hari ini, aku resmi jadi korbannya. Dibawa jauuuuh terbang tinggi, di bawa ke tempat yang sangat indah. Belum sampai menginjkkan kaki, kita sudah dihempaskan ke bawah. Dihempaskan tanpa isyarat,tanpa parasut, dan terjun lepas menghantam tanah. Ga perlu dikasih tau, pasti sudah tau lah apa rasanya~
Kejadian terjadi hari Rabu yang lalu. Pagi itu bualan-bualan kenikmatan disuguhkan padaku, mulai dari a sampai z hingga Kamis esoknya. Malam harinya, eksekusi pertama. Dari Ibuku sendiri. Dulu katanya, aku nggak boleh pergi-pergi karena nggak ada SIM. Aku tolak semua ajakan kawan-kawanku, hingga kini mungkin mereka sudah lelah melakukannya. Sekarang aku udah ada tuh yang namanya SIM, tapi nyatanyaa~ aarrghh :@ Selanjutnya, orang-orang yang aku anggap bisa benar-benar mengisi waktu tersebut, nyatanya~ BULLSHIT! termasuk dia, yang akan sibuk dengan urusannya.
Sekarang bagiku nggak ada motto 'nek pengen diajeni yo ngajeni sing liyo sek', ah omong kosong. Nggak semua orang dapat ngajeni orang yang telah ngajeni dia.
Namun, setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Dari sini kita tarik aja hikmahnya, 'JANGAN PERCAYA DENGAN MUDAH APA YANG DILONTARKAN DENGAN MUDAH DARI MULUT ORANG, SEBAGAIMANA MUDAH PULA DITARIKNYA KEMBALI DARI MULUT MEREKA ITU'.
Kamis, 24 Oktober 2013
Omong Kosong
Diposting oleh
asdija
di
6:20:00 PM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook