Terkadang nggak semua hal bisa kamu ketahui dan mengerti, kataku pada mereka. Aku memang pengecut, cuman bisa nyepeak di sini.
Aku yang salah, udah memulai ini semua dengan sikap sok dan egois. Tapi, aku nggak pernah berharap hari ini terjadi, aku sungguh takut. Dimana posisiku benar-benar diuji. Sebelumnya maaf buat pihak yang merasa dirugikan, bahkan maaf buat kalian semua.
Pertama, mungkin aku terlalu cepat berkata SAHABAT, dan aku melukainya. Namun terlibat konflik dengan pihak lain, itu pun karena aku. Kedua, setelah itu semua aku berusaha membuang sikap ku yg sok dan egois, aku berhasil, tapi aku menyakiti pihak lainnya. Ketiga, hari ini semua terurai tapi aku tak bisa berbicara sepatah kata pun. Karena aku memang nggak seharusnya membela dan aku juga nggak bisa terima aku di salahkan. Ada sesuatu yang tak kalian ketahui dan mengerti.
Mungkin aku orang tolol di dunia ini. Dulu, aku pernah berharap dipertemukan oleh orang-orang yang membutuhkanku dan aku bisa benar-benar berguna buat mereka. Tapi sekarang, dimana mungkin doa ku telah terkabul. Aku menyakiti orang-orang baik yang telah dikirimkan Tuhan. Aku memang bodoh.
Pepatah berkata, nasi telah menjadi bubur. Itu lah sebuah kalimat yang bisa menggambarkan suasana saat ini. Aku cuman bisa diam dan diam. Menunggu jawaban dari Tuhan, atas doa permohonan maaf ku tentang semuanya. Jika memang aku harus bener-bener keluar, siap nggak siap aku harus bisa terima. Pasrah.
Selasa, 20 Agustus 2013
Mau Apa LAgi
Diposting oleh
asdija
di
6:55:00 PM
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
0 komentar:
Posting Komentar