Minggu, 26 Mei 2013

Beloved 13

Ohaiyo~ Kali ini saya akan menulis kisah tentang orang-orang di balik ke-absurd-an beloved 13 =D
Katanya, kita terbentuk karena satu jalan yang buat kita bener-bener nggak nyaman (hiks). Langsung aja deh aku kenalin 13 tersangkanya~

1. Afi
    Baik, polos, suka senyum, bendahara buku waspada, berangkat selalu on time (07.00 wib), berjilbab dan berkacamata.
2. Aisha 
    Baik, pinter, bendahara lks waspada, agak sedikit gaje, suka nendang-nendang benda, KIR dan SKI sejati, berangkat sekolah on time hampir sama kayak yg di atas, berjilbab dan berkacamata.
3. Auva
    Baik, cerewet, PMR sejati, jauh-jauh dari Jepara, berjilbab dan berkacamata.
4. Gessi
    Baik, gendut, PMR sejati, sekretaris waspada, berkacamata, rambut panjang, dan donghae lovers.
5. Intan
    Baik, pinter gambar, berambut panjang dan Papi Yaskia lovers.
6. Kartika
    Baik, pendiem, blogger juga kayak aku, berjilbab, dan PMR sejati.
7. Syofi
    Baik, berjilbab, dari Jepara juga, bendahara kas waspada, dan PPBN sejati.
8. Mega
    Baik, OSN Astronomi, rambut panjang, agak sedikit gila, wakil ketua waspada, gebetannya mas Ale, dan lagi seneng-senengnya main HP baru.
9. Monika
    Baik, keibuan, berjilbab, tinggi, bercita-cita jadi guru MTK.
10. Mutia
    Baik, pintere gak ketulungan, berjilbab, pendiem, Conan lovers.
11. Niken
    Baik, gendut, berjilbab, sasaran bully, punya toko YOYOK.
12. Uni
    Baik, biasa di sebut baby uni, sasaran bully ke dua, Kopel lovers.
13. Saya
      Calon fotografer profesional, simple girl, dan Arteta lovers.

Nah itu sedikit cuplikan, kesimpulannya adalah kita itu anak baik-baik dan kelak ingin jadi orang baik dan yang pasti membahagiakan orang tua serta keluarga dan dapat bermanfaat buat orang lain. Amin :)

Senin, 20 Mei 2013

Bias

Pertama aku mengenal kalian hingga saat ini, aku ga pernah sediktipun memikirkan kata 'kecewa'. Setiap kali aku melihat kalian, aku berharap bisa membuat kalian terus tersenyum. Aku menyayangi kalian lebih dari aku menyayangi diriku sendiri.

Kata orang,
'kenapa kamu harus memikirkan untuk membuat mereka terus bahagia, di saat dirimu sendiri membutuhkan kebahagiaan?'
'mereka mungkin ga pernah memikirkanmu, kenapa kamu harus memikirkan mereka'
'ga semua bisa disatukan, mereka memiliki pribadi sendiri-sendiri'
'ga semua bisa ngertiin kamu'

Aku menjawab,
'aku sayang mereka, aku ingin membuat sahabat-sahabat ku bahagia. aku ga butuh dimengerti, cukup melihat mereka bersama dan bahagia karna ku, itu sudah cukup'

Suatu ketika aku sempat berpikir,
'siapa aku, punya apa aku untuk membahagiakan mereka. mereka tak membutuhkan ku, mereka sudah cukup bahagia sebelum mengenal dan tanpa ku.'

Sejak saat itu, aku menghilangkan pikiran ku terhadap mereka. Tapi aku tak bisa membohongi diriku sendiri untuk memikirkan mereka, aku sayang mereka, dan mereka bagian dari hidpku, dan aku harus membuat hidup ku benar-benar indah. Jika mungkin kepergianku yang terbaik, aku akan melakukannya. Aku ga ingin melihat mereka sedih..

Mungkin lebih baik, aku melihat dan memprhatikan mereka dari kejauhan, jika memang mereka butuh aku masih berada di samping mereka..
'jika kalian benar-benar kesepian dan membutuhkan seseorang yg dapat mengerti kalian, menolehlah ke samping, aku masih berada di sana, memegang tangang kalian, dan mendekap erat kalian :') '
'makasih sudah menjadi bagian dari ku, aku menyayangi kalian dengan tulus, benar-benar tulus'

Kita bersama tinggal beberapa saat, aku cuman berharap satu hal..
'jangan pernah melupakan kisah kita, jangan pungkiri kita pernah bersama'

-telah ku temukan kebahagiaan yg sempurna setelah aku mengenalnya dan memiliki kalian-
-jika kalian membutuhkan ku, aku masih di sana, di samping kalian-