Pembual besar, sebutan yang pantas buat gue. Yang pernah kenal gue, mungkin pernah bilang 'eh,si itu kok gini ya...' 'eh, ternyata dia itu gitu ya...', dan lain-lain lah. Karena itu lah, entri gue kali ini mau minta maaf. Terutama buat dulu yang pernah aku buat masuk dalam bualan kosong gue.
Nggak sengaja, malem ini gue buka-buka folder pesan, jujur kurang kerjaan banget. Ketemu deh, folder pesan-pesan kalian. Dan kebetulan yang gue save bagian pas gue ultah. Beberapa perbedaan pendapat ada aja. Gue senyum, gue inget semuanya. Mulai dari saat gue nangis menginginkan kalian jadi satu. Sangat egois bukan. Sampai keruh masalah itu. Dan sekarang, semakin samar. Gue minta maaf, gue emang pembual besar, gue emang childish, gue ga pantes jadi sahabat kalian. Karena gue yang dulu omong besar pengen nyatuin kalian, sekarang malah gue ancurin sendiri jadi kayak sekarang.
Gue lanjutin bacanya sampai pesan-pesan ucapan serta doa dari kalian. Beberapa bilang, 'bully-nya di kurangi..' saat itu, entah kenapa timbul perasaan rindu. Ya. Gue rindu banget sama kalian, gue bicara ini keluar dari masalah pribadi. Gue rindu bully kalian. Gue rindu senyum kalian yang keluar gara-gara candaan gue. Gue rindu.
Cuman entri ini yang bisa jadi saksi dimana gue minta maaf dan betapa rindunya gue sama kalian. Sekarang, kita udah jadi satu keluarga besar. Tentang masa lalu kita, lupain aja. Kita udah jadi keluarga bareng temen-temen yang lain. Gue gak akan pernah lupa, siapa kita. Bagaimanapun juga, kita pernah ngisi hari-hari bareng. Sedih senang satu paket :') sekarang kita isi hari-hari bersama keluarga baru kita yang tinggal ngitung hari kebersamaannya, kita buat paket baru, SEDIH SENANG SATU PAKET DAN SAMPAI KAPAN PUN KITA TETEP KELUARGA :')
Selasa, 31 Desember 2013
Pembual Besar
Diposting oleh
asdija
di
1:37:00 AM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 24 Oktober 2013
Omong Kosong
Yayayaya. Semua pasti tau kan dan semua pasti pernah berbuat atau jadi korban baik sadar maupun tidak. Hari ini, aku resmi jadi korbannya. Dibawa jauuuuh terbang tinggi, di bawa ke tempat yang sangat indah. Belum sampai menginjkkan kaki, kita sudah dihempaskan ke bawah. Dihempaskan tanpa isyarat,tanpa parasut, dan terjun lepas menghantam tanah. Ga perlu dikasih tau, pasti sudah tau lah apa rasanya~
Kejadian terjadi hari Rabu yang lalu. Pagi itu bualan-bualan kenikmatan disuguhkan padaku, mulai dari a sampai z hingga Kamis esoknya. Malam harinya, eksekusi pertama. Dari Ibuku sendiri. Dulu katanya, aku nggak boleh pergi-pergi karena nggak ada SIM. Aku tolak semua ajakan kawan-kawanku, hingga kini mungkin mereka sudah lelah melakukannya. Sekarang aku udah ada tuh yang namanya SIM, tapi nyatanyaa~ aarrghh :@ Selanjutnya, orang-orang yang aku anggap bisa benar-benar mengisi waktu tersebut, nyatanya~ BULLSHIT! termasuk dia, yang akan sibuk dengan urusannya.
Sekarang bagiku nggak ada motto 'nek pengen diajeni yo ngajeni sing liyo sek', ah omong kosong. Nggak semua orang dapat ngajeni orang yang telah ngajeni dia.
Namun, setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Dari sini kita tarik aja hikmahnya, 'JANGAN PERCAYA DENGAN MUDAH APA YANG DILONTARKAN DENGAN MUDAH DARI MULUT ORANG, SEBAGAIMANA MUDAH PULA DITARIKNYA KEMBALI DARI MULUT MEREKA ITU'.
Kejadian terjadi hari Rabu yang lalu. Pagi itu bualan-bualan kenikmatan disuguhkan padaku, mulai dari a sampai z hingga Kamis esoknya. Malam harinya, eksekusi pertama. Dari Ibuku sendiri. Dulu katanya, aku nggak boleh pergi-pergi karena nggak ada SIM. Aku tolak semua ajakan kawan-kawanku, hingga kini mungkin mereka sudah lelah melakukannya. Sekarang aku udah ada tuh yang namanya SIM, tapi nyatanyaa~ aarrghh :@ Selanjutnya, orang-orang yang aku anggap bisa benar-benar mengisi waktu tersebut, nyatanya~ BULLSHIT! termasuk dia, yang akan sibuk dengan urusannya.
Sekarang bagiku nggak ada motto 'nek pengen diajeni yo ngajeni sing liyo sek', ah omong kosong. Nggak semua orang dapat ngajeni orang yang telah ngajeni dia.
Namun, setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Dari sini kita tarik aja hikmahnya, 'JANGAN PERCAYA DENGAN MUDAH APA YANG DILONTARKAN DENGAN MUDAH DARI MULUT ORANG, SEBAGAIMANA MUDAH PULA DITARIKNYA KEMBALI DARI MULUT MEREKA ITU'.
Diposting oleh
asdija
di
6:20:00 PM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Selasa, 20 Agustus 2013
Mau Apa LAgi
Terkadang nggak semua hal bisa kamu ketahui dan mengerti, kataku pada mereka. Aku memang pengecut, cuman bisa nyepeak di sini.
Aku yang salah, udah memulai ini semua dengan sikap sok dan egois. Tapi, aku nggak pernah berharap hari ini terjadi, aku sungguh takut. Dimana posisiku benar-benar diuji. Sebelumnya maaf buat pihak yang merasa dirugikan, bahkan maaf buat kalian semua.
Pertama, mungkin aku terlalu cepat berkata SAHABAT, dan aku melukainya. Namun terlibat konflik dengan pihak lain, itu pun karena aku. Kedua, setelah itu semua aku berusaha membuang sikap ku yg sok dan egois, aku berhasil, tapi aku menyakiti pihak lainnya. Ketiga, hari ini semua terurai tapi aku tak bisa berbicara sepatah kata pun. Karena aku memang nggak seharusnya membela dan aku juga nggak bisa terima aku di salahkan. Ada sesuatu yang tak kalian ketahui dan mengerti.
Mungkin aku orang tolol di dunia ini. Dulu, aku pernah berharap dipertemukan oleh orang-orang yang membutuhkanku dan aku bisa benar-benar berguna buat mereka. Tapi sekarang, dimana mungkin doa ku telah terkabul. Aku menyakiti orang-orang baik yang telah dikirimkan Tuhan. Aku memang bodoh.
Pepatah berkata, nasi telah menjadi bubur. Itu lah sebuah kalimat yang bisa menggambarkan suasana saat ini. Aku cuman bisa diam dan diam. Menunggu jawaban dari Tuhan, atas doa permohonan maaf ku tentang semuanya. Jika memang aku harus bener-bener keluar, siap nggak siap aku harus bisa terima. Pasrah.
Aku yang salah, udah memulai ini semua dengan sikap sok dan egois. Tapi, aku nggak pernah berharap hari ini terjadi, aku sungguh takut. Dimana posisiku benar-benar diuji. Sebelumnya maaf buat pihak yang merasa dirugikan, bahkan maaf buat kalian semua.
Pertama, mungkin aku terlalu cepat berkata SAHABAT, dan aku melukainya. Namun terlibat konflik dengan pihak lain, itu pun karena aku. Kedua, setelah itu semua aku berusaha membuang sikap ku yg sok dan egois, aku berhasil, tapi aku menyakiti pihak lainnya. Ketiga, hari ini semua terurai tapi aku tak bisa berbicara sepatah kata pun. Karena aku memang nggak seharusnya membela dan aku juga nggak bisa terima aku di salahkan. Ada sesuatu yang tak kalian ketahui dan mengerti.
Mungkin aku orang tolol di dunia ini. Dulu, aku pernah berharap dipertemukan oleh orang-orang yang membutuhkanku dan aku bisa benar-benar berguna buat mereka. Tapi sekarang, dimana mungkin doa ku telah terkabul. Aku menyakiti orang-orang baik yang telah dikirimkan Tuhan. Aku memang bodoh.
Pepatah berkata, nasi telah menjadi bubur. Itu lah sebuah kalimat yang bisa menggambarkan suasana saat ini. Aku cuman bisa diam dan diam. Menunggu jawaban dari Tuhan, atas doa permohonan maaf ku tentang semuanya. Jika memang aku harus bener-bener keluar, siap nggak siap aku harus bisa terima. Pasrah.
Diposting oleh
asdija
di
6:55:00 PM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 11 Juli 2013
HL & HD
HL: hai, apa kabar?
HD: nggak begitu baik
HL: lho kenapa?
HD: aku gagal
HL: gagal?
HD: iya gagal, gagal bahagiain orang-orang yg aku sayangi
HL: kan mereka belum tentu juga sayang ke kamu, bahkan peduliin kamu, udahlah
HD: aku tau, tapi aku sayang mereka, ga peduli apapun balasannya
HL: terus?
HD: ya aku kecewa
HL: kenapa harus kecewa?
HD: aku baru merasakan bahwa aku merindukan mereka setelah sekian lama aku berubah, aku memungkiri bahwa terus memikirkan, memungkiri diriku sendiri. dan kini telah berhasil membuat aku menjadi acuh
HL: ya tinggal berubah balik aja kan, gampang
HD: emg gampang, tapi aku terlalu takut
HL: takut kenapa?
HD: takut mereka ga bisa nerima aku. jujur aku sekuat tenaga membuat diriku acuh untuk mengalahkan rasa egois ku utk memiliki mereka, dan membuat rasa takut ini hilang dengan memikirkan tak saling mengenal
HL: sekarang kamu mau gimana?
HD: aku ga bisa gimana-gimana, cuman diam. toh sekarang kita memang tak terikat dalam bentuk khusus, kita udah melebur bersama sekutu
HL: tapi diam ga buat kamu tenang kan, apalagi sekarang kamu udah kls 12, harus tenang dan fokus belajar
HD: mau gimana lagi. cukup melihat mereka tetep tersenyum dan nyaman dimana mereka berada, sudah cukup
HL: emang kamu ga rela kalo kalian bubar dan menjadi sekutu?
HD: aku rela bahkan rela banget, aku bahagia kita dapat menyatu. meskipun sulit, tapi aku yakin kita bisa jadi sekutu yg hebat
HL: terus? kenapa kamu harus mearasa gagal kecewa dan takut?
HD: karena aku jauh menyayangi daripada aku mengenal mereka, tak ada yg berubah meskipun aku acuh
HL: lalu apa yg akan kamu lakukan dg sekutu?
HD: bersama jadi satu, jadi sekutu yg hebat
HL: aku bingung deh, dari awal sebenernya mau mu apa sih?
HD: mau ku cuman sederhana. meskipun dulu kita tercipta karena kontra, aku mau kita menyatu dengan yg lain, kita juga salah, jadi alangkah baiknya persatuan. dan aku berharap kalian ga lupa tentang kita, aku berharap. mungkin cuman Tuhan yg bisa dengar, tapi aku yakin kalian dapat merasakannya. miss you guys :')
HL: aku mengerti :')
Note: HL (Hati Luar) HD (Hati Dalam)
Diposting oleh
asdija
di
8:34:00 PM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Senin, 01 Juli 2013
The Simple Games for Our Future
Kokologi, sebuah permainan sederhana untuk mengetahui emosi, sifat, tingkah laku atau kepribadian seseorang. Secara harfiah permainan ini berasal dari gabungan bahasa Jepang (kokoro yang artinya adalah pikiran, semangat, atau perasaan) dan Yunani (logia yang artinya adalah ilmu).
Kokologi diciptakan oleh ahli psikologi Jepang bernama Isamu Saito. Beliau merupakan seorang profesor di Universitas Rissho dan Waseda yang cukup terkenal di Jepang. Selain itu, Beliau juga pengarang buku-buku terlaris dalam bidang psikologi dan juga interpersonal relationship. Orang yang selanjutnya berkontribusi dalam Kokologi adalah Tadahiko Nagao, pemimpin proyek Kokologi yang ditunjuk langsung oleh Isamu Saito. Sejauh ini Kokologi telah terjual lebih dari empat juta eksemplar di Jepang sejak penerbitannya (tahun 1998).
Dalam bukunya Kokologi, Saito mengungkapkan bahwa permainan (dalam bentuk kuis) ini membuat orang mengimajinasikan diri ke dalam sebuah keadaan atau kondisi tertentu dan memutuskan apa yang akan dilakukannya saat itu. Ada 8 tips yang disarankan Saito agar permainan Kokologi terasa menyenangkan. Kedelapan tips itu meliputi:
1. Katakanlah hal yang pertama terlintas dalam pikiran Anda
2. Mainkan bersama dengan orang lain (seperti teman atau keluarga)
3. Jangan berusaha mengira-ngira jawaban Anda
4. Jujurlah dengan diri sendiri
5. Bersiaplah untuk setiap pertanyaan
6. Jangan membaca keterangan jawaban lebih dahulu
7. Lihatlah reaksi orang-orang (termasuk diri sendiri juga)
8. Berpikirlah terbuka.
Adapun tambahan saran dariku dalam bermain Kokologi, kelogisan suatu pertanyaan harus diabaikan karena sekali lagi ini hanya sebuah imajinasi liar belaka.
Ini nih, contoh permainannya...
1. Burung Berwarna Biru
Seekor burung berwarna biru masuk ke kamar Anda. Burung tersesat ini tampak menarik sehingga Anda memeliharanya. Esoknya Anda terkejut, burung tersebut berubah warna dari biru menjadi kuning! Di hari ketiga berubah menjadi merah terang dan di hari keempat berubah menjadi hitam. Apa warna burung tersebut ketika Anda bangun di hari kelima?
a. Tetap hitam
b. Biru
c. Putih
d. Emas
2. Lukisan di Sebuah Pameran
Anda berdiri di depan sebuah lukisan dalam museum seni dengan tangan terkepal di belakang. Anda berusaha untuk menikmatinya ketika seseorang yang asing mendekati dan mengatakan sesuatu pada Anda. Kalimat mana yang diucapkan oleh orang tersebut?
a. “Bukankah itu lukisan yang indah?”
b. “Apa pendapatmu mengenai lukisan itu?”
c. “Maaf, apa Anda punya waktu?”
d. “Tahukah Anda, saya juga seorang pelukis.”
3. Anda Menjadi Hakim
Jika Anda adalah seorang aktor yang berperan dalam drama pengadilan, karakter mana yang Anda bayangkan sebagai diri Anda?
a. Pengacara
b. Detektif
c. Tersangka
d. Saksi
4. Di Pinggir Sungai
Bayangkan Anda tinggal di rumah berlokasi di dekat sungai. Manakah rumah di bawah ini yang paling cocok menjelaskan tempat tinggal Anda?
a. Sebuah rumah di pulau kecil di tengah sungai.
b. Sungai yang lebar mengalir melewati rumah dengan sebuah jembatan kecil menyeberanginya.
c. Selokan penuh air mengalir melalui salah satu sudut rumah.
d. Sebuah rumah dengan sungai simpang siur.
PENJELASAN
1. Burung Berwarna Biru
a. Apakah Anda cenderung percaya bahwa situasi yang menjadi buruk tidak akan kembali mormal? Mungkin Anda harus mencoba berpikir, “Jika situasi sudah sangat buruk, maka tidak akan berubah menjadi lebih buruk. Ingatlah, tidak ada hujan yang tidak berhenti. Tidak ada malam yang selalu gelap dimana tidak akan muncul fajar.
b. Anda percaya bahwa hidup adalah campuran antara baik dan buruk. Tidak ada gunanya melawan kenyataan. Anda menerima kemalangan dengan tenang dan membiarkan segala sesuatunya berjalan sesuai jalur tanpa stress dan khawatir. Harapan ini membawa Anda menjalani gelombang kemalangan tanpa terhanyut di dalamnya.
c. Anda tidak perlu menghabiskan waktu hanya untuk resah dan tidak mengambil keputusan ketika krisis timbul. Jika situasi memburuk, Anda merasa lebih baik membuang kekalahan dan mencari cara baru mencapai sasaran daripada berhenti dalam kesedihan yang tidak perlu. Pendekatan proaktif ini berarti segala sesuatu secara alami berjalan sesuai keinginan.
d. Anda tidak mengenal tekanan. Bagi Anda, setiap krisis adalah sebuah kesempatan. Anda dapat dibandingkan dengan Napoleon yang berkata, “…mustahil: kata itu bukanlah bahasa Perancis.” Tapi berhati-hatilah untuk tidak membiarkan kepercayaan diri yang tidak terbatas mengalahkan Anda. Ada batas yang tipis antara tidak memiliki rasa takut dan membabi buta.
2. Lukisan di Sebuah Pameran
a. Sikap alamiah yang bersahabat menciptakan kesan pertama yang baik dalam hampir semua orang yang Anda temui. Satu-satunya kekhawatiran hanyalah apabila orang tidak menanggapi Anda dengan serius pada awalnya.
b. Anda adalah tipe orang yang suka mengira-ngira temperamen orang lain sebelum melakukan sesuatu. Orang dapat merasakan keragu-raguan itu. Ini mungkin akan mewarnai reaksi mereka kepada Anda. Anda tidak akan menyinggung orang lain dengan pendekatan yang hati-hati. Tapi Anda mungkin akhirnya akan hidup dengan kondisi-kondisi yang ditentukan oleh orang lain.
c. Setengah dunia Anda tampaknya seperti orang normal. Tapi setengahnya lagi tampak sedikit aneh. Anda menciptakan kesan pertama bahwa Anda hidup dalam langkah diri Anda sendiri dan mempertahankan individualisme yang dianggap sebagian orang sebagai eksentrik. Anda tidak begitu memperhatikan apa yang mungkin orang lain pikirkan atau rasakan. Suka atau tidak, di sanalah terlihat rahasia bagi Anda.
d. Pada awal pertemuan dengan seseorang, Anda agak sedikit gugup dan tidak terlalu sabar. Mungkin Anda hanya berusaha terlalu keras untuk disukai. Tapi semakin kuat mencobanya, semakin buruk kesan yang Anda buat. Jangan terlalu khawatir untuk membuat orang-orang berpikir Anda hebat. Mereka akan lebih menyukai jika Anda tidak tegang dan santai.
3. Anda Menjadi Hakim
a. Secara normal Anda tetap tenang di bawah tekanan. Jarang membiarkan orang lain melihat Anda berkeringat. Tapi Anda juga memiliki wajah lain yang muncul hanya saat ada tekanan paling berat. Seorang pejuang kuat yang mampu melupakan pengekangan dan meledak ketika sebuah kasus mengharuskannya. Kombinasi ketenangan dan gairah yang berapi-api membuat Anda dapat melewati situasi yang paling berat sekalipun.
b. Anda tidak terpengaruh dengan kekacauan dan kebingungan dan selalu dapat menguasai diri saat orang lain tidak. Orang-orang merasakan dan menghormati ketenangan dan cenderung meminta bantuan ketiak dalam kesulitan. Ini berarti masalah tampaknya mengikuti Anda. Tapi Anda tidak keberatan dengan penambahan bahkan membuat lebih tenang.
c. Sekilas Anda tampak tegar dan tidak peduli. Tapi di balik itu semua, Anda kekurangan sesuatu yang diperlukan untuk melihat peperangan sampai akhir. Ketika segalanya menjadi sulit, Anda menhabiskan waktu mengira-ngira dan menilai diri sendiri daripada menyelesaikan masalah. Mungkin ini minat terbaik Anda untuk bekerjasama dengan orang yang dapat mengatasi segala sesuatu dengan lebih praktis.
d. Anda mungkin terlihat dapat bekerjasama dan suka menolong dalam situasi apapun. Tapi fleksibilitas dan keinginan menyenangkan orang lain juga membuat Anda menjadi sumber masalah lain. Dengan berusaha selalu menyenangkan orang lain, akhirnya Anda akan menjadi tidak konsisten bahkan sedikit tidak dapat dipercaya. Jangan terlalu khawatir tentang apakah pernyataan Anda akan membuat orang senang atau sedih. Satu-satunya hal yang harus Anda buktikan adalah diri sendiri.
4. Di Pinggir Sungai
a. Anda tidak meminta ruang tak terbatas untuk mengembara, hanya tempat sunyi milik sendiri, tempat Anda dapat menyendiri dan melepaskan diri dari tekanan masyarakat. Jika rumah adalah sebuah instana, Anda lebih suka istana yang dikelilingi parit.
b. Anda intim dengan orang terdekat tetapi menjaga jarak terhadap orang lain sehingga Anda agak sulit didekati orang lain. Itu juga berarti ketika menyebut seseorang sebagai teman, Anda benar-benar menganggapnya teman.
c. Anda tidak membuat perbedaan yang jelas antara kehidupan social dan pribadi. Anda tetap membuka pintu kepada dunia dan menganggap orang asing sebagai teman yang belum pernah ditemui. Keterbukaan dan semangat ramah-tamah memastikan bahwa apapun yang terjadi dalam hidup, Anda tidak harus menghadapinya sendirian.
d. Anda tinggal di tengah-tengah jaringan social berbentuk labirin. Anda disibukkan dengan hubungan yang kompleks antara diri sendiri dengan orang-orang dalam hidup Anda. Kadang-kadang Anda dapat merasakan dunia luar selalu berada di ambang kebanjiran sungai. Tapi saluran berliku-liku juga melindungi Anda dari air yang membanjiri depan rumah.
Diposting oleh
asdija
di
7:43:00 PM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Minggu, 26 Mei 2013
Beloved 13
Ohaiyo~ Kali ini saya akan menulis kisah tentang orang-orang di balik ke-absurd-an beloved 13 =D
Katanya, kita terbentuk karena satu jalan yang buat kita bener-bener nggak nyaman (hiks). Langsung aja deh aku kenalin 13 tersangkanya~
1. Afi
Baik, polos, suka senyum, bendahara buku waspada, berangkat selalu on time (07.00 wib), berjilbab dan berkacamata.
2. Aisha
Baik, pinter, bendahara lks waspada, agak sedikit gaje, suka nendang-nendang benda, KIR dan SKI sejati, berangkat sekolah on time hampir sama kayak yg di atas, berjilbab dan berkacamata.
3. Auva
Baik, cerewet, PMR sejati, jauh-jauh dari Jepara, berjilbab dan berkacamata.
4. Gessi
Baik, gendut, PMR sejati, sekretaris waspada, berkacamata, rambut panjang, dan donghae lovers.
5. Intan
Baik, pinter gambar, berambut panjang dan Papi Yaskia lovers.
6. Kartika
Baik, pendiem, blogger juga kayak aku, berjilbab, dan PMR sejati.
7. Syofi
Baik, berjilbab, dari Jepara juga, bendahara kas waspada, dan PPBN sejati.
8. Mega
Baik, OSN Astronomi, rambut panjang, agak sedikit gila, wakil ketua waspada, gebetannya mas Ale, dan lagi seneng-senengnya main HP baru.
9. Monika
Baik, keibuan, berjilbab, tinggi, bercita-cita jadi guru MTK.
10. Mutia
Baik, pintere gak ketulungan, berjilbab, pendiem, Conan lovers.
11. Niken
Baik, gendut, berjilbab, sasaran bully, punya toko YOYOK.
12. Uni
Baik, biasa di sebut baby uni, sasaran bully ke dua, Kopel lovers.
13. Saya
Calon fotografer profesional, simple girl, dan Arteta lovers.
Nah itu sedikit cuplikan, kesimpulannya adalah kita itu anak baik-baik dan kelak ingin jadi orang baik dan yang pasti membahagiakan orang tua serta keluarga dan dapat bermanfaat buat orang lain. Amin :)
Diposting oleh
asdija
di
11:48:00 AM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Senin, 20 Mei 2013
Bias
Pertama aku mengenal kalian hingga saat ini, aku ga pernah sediktipun memikirkan kata 'kecewa'. Setiap kali aku melihat kalian, aku berharap bisa membuat kalian terus tersenyum. Aku menyayangi kalian lebih dari aku menyayangi diriku sendiri.
Kata orang,
'kenapa kamu harus memikirkan untuk membuat mereka terus bahagia, di saat dirimu sendiri membutuhkan kebahagiaan?'
'mereka mungkin ga pernah memikirkanmu, kenapa kamu harus memikirkan mereka'
'ga semua bisa disatukan, mereka memiliki pribadi sendiri-sendiri'
'ga semua bisa ngertiin kamu'
Aku menjawab,
'aku sayang mereka, aku ingin membuat sahabat-sahabat ku bahagia. aku ga butuh dimengerti, cukup melihat mereka bersama dan bahagia karna ku, itu sudah cukup'
Suatu ketika aku sempat berpikir,
'siapa aku, punya apa aku untuk membahagiakan mereka. mereka tak membutuhkan ku, mereka sudah cukup bahagia sebelum mengenal dan tanpa ku.'
Sejak saat itu, aku menghilangkan pikiran ku terhadap mereka. Tapi aku tak bisa membohongi diriku sendiri untuk memikirkan mereka, aku sayang mereka, dan mereka bagian dari hidpku, dan aku harus membuat hidup ku benar-benar indah. Jika mungkin kepergianku yang terbaik, aku akan melakukannya. Aku ga ingin melihat mereka sedih..
Mungkin lebih baik, aku melihat dan memprhatikan mereka dari kejauhan, jika memang mereka butuh aku masih berada di samping mereka..
'jika kalian benar-benar kesepian dan membutuhkan seseorang yg dapat mengerti kalian, menolehlah ke samping, aku masih berada di sana, memegang tangang kalian, dan mendekap erat kalian :') '
'makasih sudah menjadi bagian dari ku, aku menyayangi kalian dengan tulus, benar-benar tulus'
Kita bersama tinggal beberapa saat, aku cuman berharap satu hal..
'jangan pernah melupakan kisah kita, jangan pungkiri kita pernah bersama'
-telah ku temukan kebahagiaan yg sempurna setelah aku mengenalnya dan memiliki kalian-
-jika kalian membutuhkan ku, aku masih di sana, di samping kalian-
Kata orang,
'kenapa kamu harus memikirkan untuk membuat mereka terus bahagia, di saat dirimu sendiri membutuhkan kebahagiaan?'
'mereka mungkin ga pernah memikirkanmu, kenapa kamu harus memikirkan mereka'
'ga semua bisa disatukan, mereka memiliki pribadi sendiri-sendiri'
'ga semua bisa ngertiin kamu'
Aku menjawab,
'aku sayang mereka, aku ingin membuat sahabat-sahabat ku bahagia. aku ga butuh dimengerti, cukup melihat mereka bersama dan bahagia karna ku, itu sudah cukup'
Suatu ketika aku sempat berpikir,
'siapa aku, punya apa aku untuk membahagiakan mereka. mereka tak membutuhkan ku, mereka sudah cukup bahagia sebelum mengenal dan tanpa ku.'
Sejak saat itu, aku menghilangkan pikiran ku terhadap mereka. Tapi aku tak bisa membohongi diriku sendiri untuk memikirkan mereka, aku sayang mereka, dan mereka bagian dari hidpku, dan aku harus membuat hidup ku benar-benar indah. Jika mungkin kepergianku yang terbaik, aku akan melakukannya. Aku ga ingin melihat mereka sedih..
Mungkin lebih baik, aku melihat dan memprhatikan mereka dari kejauhan, jika memang mereka butuh aku masih berada di samping mereka..
'jika kalian benar-benar kesepian dan membutuhkan seseorang yg dapat mengerti kalian, menolehlah ke samping, aku masih berada di sana, memegang tangang kalian, dan mendekap erat kalian :') '
'makasih sudah menjadi bagian dari ku, aku menyayangi kalian dengan tulus, benar-benar tulus'
Kita bersama tinggal beberapa saat, aku cuman berharap satu hal..
'jangan pernah melupakan kisah kita, jangan pungkiri kita pernah bersama'
-telah ku temukan kebahagiaan yg sempurna setelah aku mengenalnya dan memiliki kalian-
-jika kalian membutuhkan ku, aku masih di sana, di samping kalian-
Diposting oleh
asdija
di
10:28:00 AM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Minggu, 07 April 2013
SWEET ^^
Ha Ha Hai ^^
Kali ini aku upload foto-foto bersama sahabat-sahabat ku dan ada sebagian foto tentang kado terindah dari sahabat-sahabat terbaik yang aku sayangi. Let see~
Diposting oleh
asdija
di
9:39:00 AM
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
